Hak Mereka Sama


Seorang teman bercerita kepada saya tentang perjalanannya seminggu yang lalu ketika ikut berpartisipasi mengajar ke daerah terpencil. Ia mengatakan bahwa keinginan siswa-siswi untuk belajar sangat tinggi di desa itu, hal ini dibuktikan saat rombongan mengajar tiba disana, mereka begitu semangat. Namun teman saya terkejut saat melihat fasilitas yang dimiliki Sekolah Dasar (SD) disana. Dengan hanya memiliki tiga ruang kelas dan masing-masing ruangan diisi oleh dua kelas. Selain kelas yang minim, anak-anak SD juga hanya memiliki beberapa tenaga pengajar serta sedikit buku di pustakanya.

Diketahui bersama bahawasanya fasilitas pembelajaran cukup penting dalam kemajuan pendidikan. Namun pada kenyataannya sekolah-sekolah yang berada di daerah-daerah terbelakang hanya memiliki fasilitas pembelajaran yang sangat minim. Hal ini menyebabkan siswa-siswi akan lambat berkembang. Berbeda dengan sekolah-sekolah yang berada di kota yang memiliki fasilitas lengkap. Hal ini menjadi seperti adanya kesenjangan sosial antara si miskin dan si kaya. Jika dari segi fasilitas saja sudah berbeda, maka otomatis tingkat kemajuan pendidikan dari keduanya sudah berbeda. Paradigma masyarakat tentang lebih pintarnya siswa-siswi kota daripada siswa-siswi di desa akan semakin kuat.

Menurut saya solusi yang tepat ialah memberikan fasilitas yang merata bagi semua sekolah, baik itu sekolah di kota maupun sekolah di desa. Juga pemerintah setidaknya ikut turun langsung untuk melihat keadaan yang terjadi pada sekolah-sekolah di desa. Pemerintah juga harus berperan menghilangkan paradigma tentang perbedaan pendidikan di kota dan di desa, dengan cara memberikan keadilan bagi siswa baik itu tenaga pengajar, pendidikan maupun sarana prasarana.

Pemerintah sebaiknya lebih berfokus kepada tenaga pengajar dan fasilitas yang dimiliki oleh sekolah-sekolah di desa. Fasilitas-fasilitas yang sekiranya merupakan kebutuhan standar siswa dan siswi seperti bangunan sekolah dan perpustakaan beserta buku-bukunya. Tenaga pengajar di desa pun sebaiknya diratakan, maksudnya tenaga pengajar dengan standar tinggi juga ditempatkan pada sekolah-sekolah didesa. Dengan memeratakan tenaga pengajar yang kompeten pada sekolah-sekolah di desa akan menghasilkan perkembangan yang nyata. Sebagai pemuda, saya juga sangat mendukung dengan adanya kegiatan-kegiatan sosial untuk mengajar di desa-desa tertinggal, karena hal ini juga merupakan salah satu langkah tepat untuk memeratakan pendidikan, sehingga siswa-siswi di desa setara dengan siswa-siswi di kota.

Memiliki kaus keren dari Mata Indonesia merupakan salah satu daftar keinginan saya saat ini, jadi menurut saya, saya berhak mendapatkannya, dengan itu satu daftar keinginan saya akan tercoret. Saya merupakan seseorang yang gemar menggambar dan kerap sekali mewarnainya, kebanyakan alat gambar dan alat tulis saya merupakan produk Faber Castell, oleh sebab itu apabila saya mendapatkan hadiah spesial dari faber castel maka akan bertambahlah koleksi produk Faber Castell saya.

 

 

Karya tulis dari Ade Siregar

Tema Pendidikan di Indonesia

Editor : Tim Mata Indonesia


Leave a comment