Lenggang Nyai Membawa Rejeki


          Banyak dari masyarakat kita yang tidak mengetahui apa itu tari Lenggang Nyai. Kebanyakan dari mereka hanya mengetahui bahwa tari tersebut merupakan suatu tarian daerah saja. Hal ini disebabkan karena sebagian dari mereka hanya menikmati atau melihat suatu tarian daerah hanya pada saat pembukaan suatu acara atau event dan bahkan hanya ketika adanya pameran seni saja. Tetapi tanpa mereka sadari, bahwa terkadang dalam kesenian tari tersebut menyimpan suatu makna dan tak jarang juga dari kesenian tari tersebut dapat menghasilkan uang dalam jumlah yang lumayan. Ya walaupun uang yang dihasilkan tidak sebanyak orang yang bekerja di kantor. Pasti penasaran kan, bagaimana kesenian tari ini dapat menghasilkan uang?

          Sebelumnya, mari kita cari tahu terlebih dahulu yuk apa itu tari Lenggang Nyai. Jadi menurut sepengetahuan saya, tari Lenggang Nyai merupakan salah satu kesenian tari masyarakat Betawi khususnya Jakarta. Terinspirasi dari kisah hidup Nyai Dasimah yang merupakan seorang gadis cantik Betawi yang sedang dalam kebingungan harus memilih menikah dengan seorang pria berkebangsaan Belanda atau Indonesia. Akhirnya Nyai Dasimah memilih untuk menikah dengan pria berkebangsaan Belanda yang bernama Edward William.

         Setelah menikah, kehidupan Nyai Dasimah pun berubah. Adanya aturan-aturan yang dibuat oleh suaminya yang menurut Nyai Dasimah aturan tersebut telah mengekang dirinya dan merampas haknya sebagai perempuan. Nyai Dasimah pun memutuskan untuk memberontak dan memperjuangkan kebebasannya. Berdasarkan sejarah tersebut, seorang seniman tari yang berasal dari Yogyakarta yang bernama Wiwik Widiastuti berhasil menciptakan sebuah kreasi tarian baru yang dinamakan Tari Lenggang Nyai. Nama Tari Lengggang Nyai sendiri berasal dari kata “lenggang” yang berarti “melengak-lengok” dan kata “nyai” diambil dari cerita Nyai Dasimah.

         

          Karakter tari lenggang nyai ini lebih banyak menggunakan gerakan tari yang lincah yang menggambarkan gadis Betawi yang penuh dengan keceriaan, keluwesan dan kebahagiaan. Hal tersebut dapat dilihat dari gerakan-gerakan yang berada pada gerakan tangan dan kaki penari yang menari secara dinamis. Pada tarian ini juga terdapat satu gerakan yang menggambarkan kebingungan Nyai Dasimah saat memilih pendamping hidupnya. Dalam tampilannya, biasanya penari mengenakan baju berwarna merah terang dan hijau terang. Pada bagian  kepala dihiasi dengan bunga yang berbentuk seperti mahkota yang mirip dengan kebudayaan Cina. Tarian Lenggang Nyai ini juga diiringi dengan musik tradisional masyarakat Betawi, yaitu Gambang Kromong.

          Nah, sekarang sudah tahu kan sejarah dari tari lenggang nyai?? Cukup mengagumkan bukan? Sekarang saya akan cerita pengalaman saya yang berhubungan dengan tari Lenggang Nyai.

          Jadi awalnya saya itu berteman dengan beberapa orang yang memiliki hobi menari. Teman-teman saya ini sering sekali menari diberbagai acara. Awalnya saya hanya diajak mereka untuk ikut melihat pertunjukannya dan untuk menemani mereka. Lalu, setelah saya sering ikut dengan mereka. Saya pun diajak untuk gabung dengan mereka di salah satu sanggar tari yang ada di Jakarta. Namun saya menolaknya, karena pada saat ini saya telah memutuskan berhijab dan menurut saya kini saya sudah tidak lagi seluwes dulu. Mereka pun akhirnya mengerti dengan keputusan saya itu.

          Saya pikir setelah memutuskan untuk tidak ikut bergabung dengan mereka di sanggar tari, saya tidak dapat lagi melihat mereka menari. Jujur saja, saya sangat suka sekali dengan hal apa pun yang berhubungan dengan kesenian. Jadi pada saat itu saya merasa sedih apabila saya tidak dapat lagi melihat mereka menari. Tetapi hal tersebut hanya ketakukan yang ada pada diri saya saja. Ternyata teman-teman saya masih mengajak saya untuk ikut bersamanya ke acara-acara yang mereka hadiri. Tetapi kini berbeda, dulu saya hanya duduk dan melihat mereka menari saja dan kini saya membantu mereka untuk berdandan dan menyiapkan persiapan sebelum mereka pentas.

          Sampai pada akhirnya sekarang saya sering di ajak mereka untuk membantu mendandani penari-penari cilik yang diajar oleh mereka. Suatu saat saya membantu mereka untuk pertama kalinya, pada saat itu pula saya mendandani penari-penari cilik yang ternyata akan menampilkan Tari Lenggang Nyai. Dan hingga saat ini sebagian uang jajan saya dihasilkan dari mendandani para penari-penari cilik bersama dengan teman-teman saya.

          Oleh karena itu kita sebagai calon penerus bangsa, maka kita wajib untuk melestarikan budaya Indondesia. Jangan sampai apa yang menjadi milik kita, dirampas oleh bangsa atau negara lain. Karena tanpa kalian ketahui bahwa ketika Tuhan memberikan budaya yang begitu banyak kepada kita maka disitulah terdapat banyak makna dan rezeki yang dapat kita ambil dengan memanfaatkannya secara baik dan benar.

          Menurut saya menang atau kalah merupakan suatu hal yang harus dapat diterima dalam setiap kompetisi. Jika memang saya menang, tentu saya akan sangat bahagia dan bersyukur karena selain saya dapat mendapatkan hadiah dari Faber Castell dan Mata Indonesia yang dimana hadiah tersebut dapat menunjang saya dalam hobi menggambar dan tentunya yang paling sangat membuat saya bahagia yaitu saya dapat berbagi cerita kepada orang-orang tentang pengalaman sederhana saya dengan salah satu budaya yang ada di Indonesia. Dan jika saya kalah, hal tersebut menjadikan saya untuk terus semangat dalam mempelajari karya tulis, agar saya dapat berbagi pengalaman-pengalaman sederhana saya kepada orang banyak karena ini merupakan karya tulis pertama saya.

 

Karya tulis dari Novia Ari (Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka)

Tema Kebudayaan Tari Indonesia

Dukung artikel ini dengan memberikan komentar terbaik yang di akhiri dengan hashtag #tarilenggangnyai #lombamataindonesia2017

Contoh : "Artikelnya sangat menarik dan semoga sukses! #tarilenggangnyai #lombamataindonesia2017"

Satu komentar terbaik, akan mendapatkan kaus keren Mata Indonesia. Selamat membaca!

Editor : Tim Mata Indonesia


9 comments


  • Inesheraton

    Yang dibutuhkan Indonesia adalah pemuda sepertimu, Nov! Mempunyai semangat tinggi mewarisi kesenian Negeri sendiri. Tidak bisa ikut menari, tapi berperan dibalik layar teman-temannya yg menari. Karya tulis yg juga mudah dimengerti. Terima kasih Novia:)
    #TariLenggangNyai #LombaMataIndonesia2017


  • Ines Sheraton

    Yang dibutuhkan Indonesia adalah pemuda sepertimu, Nov! Mempunyai semangat tinggi mewarisi kesenian Negeri sendiri. Tidak bisa ikut menari, tapi berperan dibalik layar teman-temannya yg menari. Karya tulis yg juga mudah dimengerti. Terima kasih Novia:)


  • Niar

    Penulisan karya ilmiah yang amat baik dengan gaya bahasa yang dapat dipahami para pembaca. ThxU Novia Ari atas karya ilmiahnya, saya tlah mendapatkan suatu info yang belum saya ketahui sebelumnya:) tetap berkarya! Sukses selalu
    #tarilenggangnyai #lombamataindonesia2017


  • Budi Utami Setyorini

    Artikelnya membuat saya memahami kebudayaan betawi yang menjadi latar belakang keluarga saya, #supportkaryaanakbangsa
    #cintaindonesia
    #bhinekatunggalika


  • umairoh

    Artikelnya menarik, banyak hal yg dapat kita ambil dari artikel ini. semangat terus, ditunggu karya selanjutnya.. #tarilenggangnyai #lombamataindonesia2017


Leave a comment